Perubahan Sosial Budaya

Masyarakat selalu berkembang daripada sederhana menuju masyarakat yang kompleks karena sifat masyarakat yang dinamis dan berubah. Terdapat beberapa teori dalam melihat perubahan yabg terjadi di dalam masyarakat, yaitu  teori Evolusioner, teori siklus, serta teori fungsional dan konflik.

  1. Teori Revolusi menilai bahwa perubahan sosial budaya memiliki arah yang tetap dilalui oleh smua masyarakat. Dari yang paling awal menuju tahap perkembangan terakhir. Manakala tahap terakhir telah dilalui, maka pada saat itu perubahan telah berakhir.
  2. Teori Siklus. Teori ini melihat adanya tahap tahap yang dilalui masyarakat menuju perubahan. Akan tetapi teori ini berpandangan pada proses perubahan masyarakat bukan berakhir pada tahap terakhir yang sempurna, melainkan berputar kembali ke tahap awal untuk peralihan selanjutnya.
  3. Teori fungsional, teori yang menerima perubahan sebagai seuatu yang konstan, sesuatu yang tetap dan tidak memerlukan penjelasan. Oleh karenanya perubahan dapat dianggap mengacaukan keseimbangan masyarakat. Proses pengacauan itu berhenti pada saat perubahan itu telah diintregasikan dalam kebudayaan. Dan teori konflik menilai bahwa yabg konstan adalah sosial bukan perubahan. Perubahan hanya merupakan akibat dari adanya konflik tersebut. 
Beberapa peristiwa terkait dengan perubahan sosial budaya. 
  1. Discovery atau penemuan
  2. Difusi yaitu penybaran unsur-unsur  kebudayaan dari suatu tempat ke tempat lain, dari orang ke orang lain, dan dari masyarakat ke masyarakat lain.  Contohnya dulu petani mengajak sawah dengan kerbau. Sedangkan sekarang menggunakan traktor. 
  3. Invensi adalah masuknya unsur-unsur kebudayaan asing dalan kebudayaan setempat dengan peperangan (penaklukan)  bangsa asing terhadap bangsa lain. Contohnya Belanda menjajah Indonesia dengan membawa unsur-unsur budayanya. 
  4. Asimilasi yaitu proses penyesuaian terhadap kebudayaan setempat. 
  5. Akulturasi adalah suatu kebudayaan tertentu yabg dihadapkan dengan unsur-unsur kebudayaan asing yang lambat laun melebar menjadi satu. Tapi tidak menghilangkan unsur budaya lama. Contohnya bentuk rumah jogli (Jawa Tengah) merupakan bentuk rumah Jawa dipengaruhi oleh unsur-unsur kebudayaan dari luar yabg sudah disesuaikan. 
Itulah artikel tentang perubahan sosial budaya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa share. Artikel ini adalah hasil rangkuman dari buku saya.

Buat kalian yang butuh Makalah tentang Perubahan Sosial Budaya, silahkan klik disini

Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *