3 hari untuk 3 tahun

Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), selalu dilaksanakan rutin setiap tahun di setiap sekolah. Tidak terkecuali di sekolah baru saya, SMA Negeri 1 Sukaresmi.

3 hari pelaksanaan MPLS, dan sehari pra MPLS terasa lama. Hari-hari itu penuh dengan pembinaan kedisiplinan yang bisa dibilang keras. Saya berangkat dari rumah pukul 05:00 dan pulang pukul 15:30.

Pembina saya bilang beberapa kali kalau SMA Negeri 1 Sukaresmi itu “Diskotik”, yang dmana itu singkatan dari “Disisi Kota Saeutik”. Kalimat itu jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti Sedikit di Pinggir Kota.

Memang, SMA Negeri 1 Sukaresmi letaknya cukup jauh dari kota. Kebanyakan kita melihat sawah di sepanjang perjalanan menuju sekolah ini. Saya pun menempuh waktu lebih dari 30 menit.

Pembimbing kelompok saya bilang, MPLS tahun-tahun sebelumnya lebih keras dari ini. Berangkat lebih pagi dan pulang lebih sore.

Pandu Dewanata

Kelompok yang berisi 35 siswa dengan rincian 14 siswa Putra dan sisanya siswa Putri, serta 8 orang pembimbing dengan rincian 3 Putra dan 5 Putri.

Kelompok ini sangat beragam. Ada siswa yang memang sudah tertib, sudah disiplin, ada juga yang memang datang tanpa kedisiplinan sedikitpun.

Berada di kelompok ini ada senang, ada kurang senangnya. Senangnya saya dipercaya menjadi ketua di kelompok itu. Kurang senangnya ketua itu paling sering terkena bentakan dari pembimbing jika melakukan kesalahan.

Bentakan, sudah menjadi hal yang tidak terlweatkam selama 4 hari melaksanakan MPLS dan Pra MPLS. Bentakan itu dilakukan untuk membentuk karakter siswa menjadi lebih baik.

Baca juga : Story 56 (Lagi)

Pembimbing saya bilang “Terbentur, Terbentur, Terbentur, Terbentuk”. Maksudnya, bentakan yang selalu dihadapi akan membentuk karakter siswa menjadi lebih baik.

Bentakan yang saya dan kawan-kawan hadapi, bukan bermaksud membalas dendam kepada adik-adik kelasnya yang baru karena mereka telah menghadapi hal yang sama di tahun-tahun sebelumnya.

Yel-yel

Kami Pandu Dewanata

Yang identik dengan hijau muda

MPLS hanya 4 hari

Dilakukan dengan senang hati

 

Kami Pandu Dewanata

Yang identik dengan hijau muda

Kami kan jadi plajar disini

Menjadi pelajar Sukaresmi

 

Yel-yel diatas dinyanyikan dengan lagu dari yel-yel suporter tim sepakbola di Indonsia. Sebenarnya masih ada beberapa yel-yel lagi yang saya pakai saat pra MPLS dan MPLS.

3 hari MPLS, hari-hari yang paling menentukan nasib saya selama 3 tahun kedepan. Pembimbing saya mengatakan “MPLS tidak ada apa-apanya dibandingkan 3 tahun kalian akan sekolah disini”. Jika MPLS memang benar-benar berhasil, insyaallah nasib kalian selama 3 tahun bersekolah juga akan baik.

 

Share

You may also like...

1 Response

  1. inscjoy says:

    Ku takut si akang maraah ….. ku takut si eteh maraah XD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *