Power of 4

9J, kelas dengan penuh kenangan. Disana terdapat candaan, tawaan yang hadir menemani setiap hari. Anak-anaknya yang terkadang sedikit sulit diatur, dan sullit diajak kerjasama, menjadikan kelas itu istimewa.

Setiap kelas pasti lah memiliki kelompok kerja. Ada yang dibagi 8 kelompok, 6 kelompok, ada juga yang 4 kelompok. 9J kelas yang dibagi menjadi 6 kelompok.

Setiap kelompok ada yang terdiri dari 6 orang, 5 orang, dan hanya satu kelompok dengan anggota 4 orang. Itu kelompok saya.

Kelompok yang terdiri dari saya, Ihsan, Resma, dan Serly. Bukan hanya teman, mereka sudah seperti keluarga. Saya amat dekat dengan mereka. Banyak hal yang tidak bisa dilupakan.

Yang pertama, kerja kelompok untuk pertama kalinya dilakukan di rumah Ihsan. Saat itu kelompok saya saja, tetapi dicampur dengan kelompok Mentari. Yang hadir Hanya 5 orang. Seharusnya yang hadir itu lebih. Kelompok lain yang hadir hanya Mentari.

Cukup seru memang. Awalnya saya dengan yang lainnya kecuali Ihsan merasa canggung ada di rumah Ihsan. Mungkin itu karena pertama kali. Pagi hari itu cukup cerah. Kondisi jalan cukup ramai, sehubungan dengan hari minggu. Motor, Mobil, dan Bis berlalu lalang.

Menginjak waktu dzuhur, cuaca mulai hujan. Langit mulai gelap. Perut mulai lapar. Sedikit tidak fokus memang kerja kelompok dengan situasi bising, karena banyak kendaraan yang lewat. Tapi itu yang membuat seru. Saya membuat kalimat candaan yang tidak lucu tetapi teman sekelompok saya itu tertawa. Kalimat itu berbunyi “Ah, nanti pulang naik bis  yang pulang dari Cibodas aja. Bisa sambil ngamen kan? Gak ngeluarin ongkos, terus dapet uang juga.”

Kalimat itu memang hanya candaan yang tidak lucu. tapi ketika kalimat itu diucapkan kembali oleh saya, mereka selalu tertawa.

Yang Kedua, masih kerja kelompok di rumah Ihsan. Setiap kerja kelompok pasti dilakukan di rumah Ihsan. dari beberapa kali kerja kelompok, hanya sekali dilaksanakan di rumah Resma. Sisanya pasti di rumah Ihsan.

Ada daya tarik tersendiri memang kerja kelompok di rumah Ihsan, yaitu setiap kerja kelompok pasti disuguhi batagor. Makanan khas Bandung yang kepanjangannya adalah Bakso Tahu goreng. Kesekian kalinya kerja kelompok di rumah Ihsan, saya dan anggota kelompok yang lain tidak cangggung lagi. Sudah merasa sangat dekat.

Baca juga : Cerita di Bulan April

Yang ketiga, kelompok saya ini punya kekuatan, yang dimana kekuatan itu hanya muncul ketika ada dalam kondisi terdesak. Hal ini saya sebut “The Power of Kapepet”. Kelompok lain juga mungkin punya kekuatan ini. Jika ada tugas yang dikumpulkannya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, tugas itu juga selesai cepat. Dan jika ada tugas yang waktu pengumpulannya tidak terlalu cepat, pasti saling mengandalkan. Menunggu mepet waktu, tapi itu tugas, selesai juga.

Kalian memang The Best lah. 3 orang yang paling dekat dengan saya selama ada di kelas 9J.

Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *